Headlines News :

Perkuat Keamanan Siber, Pemkot Bandung Gandeng Perusahaan Teknologi Korea

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung gencar mentransformasi layanan secara digital. Sehingga Pemkot Bandung perlu menjaga, meningkatkan dan memperkuat keamanan siber.

Untuk itu, Pemkot Bandung menjalin kerja sama dengan perusahaan keamanan sistem yang berinduk di Korea, Steal Alien Indonesia.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, Kota Bandung merupakan barometer smart city di Indonesia dengan berbagai aplikasi yang dibangun. Maka, permasalahan kerentanan keamanan siber ini merupakan bagian yang menjadi perhatian Kota Bandung.

"Apalagi selama pandemi kami membuat berbagai aplikasi untuk mengurangi interaksi langsung. Itu rentan terhadap serangan siber, maka perlu perlindungan terhadap serangan siber. Kami berterima kasih Steal Alien telah memberikan dukungan," kata Yana di Balai Kota Bandung, Kamis, 18 Agustus 2022.

"Transformasi digital yang telah lakukan dapat terus dikembangkan dan memenuhi keamanan standar internasional demi kelancaran layanan internal dan layanan publik Pemkot Bandung," imbuhnya.

Ia berharap, kerjasama yang terjalin dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas terutama untuk pelayanan terhadap masyarakat.

"Ikhtiar kami memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami butuh dukungan dari semua pihak dan terus berinovasi. Teknologi terus berkembang, dengan ditangani ahli di bidangnya, kami yakin sistem kami akan aman dari serangan siber," katanya.

"Semoga berkelanjutan, kerjasama lain selama menguntungkan kami sangat terbuka," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, keamanan informasi dan siber merupakan rangkaian penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Salah satu penilaian adalah keamanan aplikasi, kita hanya mendapatkan level 1. Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini bisa meningkatkan nilai SPBE ke level 4," ujarnya.

Lebih lanjut, Yayan mengatakan kerja sama ini berlangsung selama 2 tahun dengan nilai manfaat sebesar Rp1,8 miliar.

"Kami menyambut baik pemanfaatan PenTest dan pemberian lisensi keamanan sistem selama 2 tahun dari Steal Alien Indonesia untuk membantu kami dalam keamanan sistem," katanya.

"Nantinya, bersama-sama menjaga keamanan informasi. Menemukan kerentanan dan resiko keamanan siber pada aplikasi dimiliki oleh Pemkot Bandung yaitu sadayana dan surat online," imbuhnya.

Di sisi lain, Direktur Utama PT. Steal Alien Indonesia, Hyuk-jae Hong mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan keamanan siber di Indonesia.

"Sebuah kehormatan mendukung keamanan siber di kota Bandung. Langkah awal komitmen kami untuk berkontribusi terhadap keamanan siber di indonesia khususnya di Kota Bandung," katanya.

Untuk diketahui, Steal Alien Indonesia merupakan perusahaan keamanan sistem yang berinduk di Korea dan telah banyak digunakan oleh perusahaan besar korea maupun pemerintahan Korea.

Kerja sama yang dijalin dengan Pemkot Bandung adalah pemberian pemanfaatan PenTest untuk dua aplikasi yaitu Aplikasi Sadayana dan Surat Online serta pemberian Lisensi AppSuite sebagai Security Solution Aplikasi Kota Bandung.

Koperasi Kohippci Bantu Eksistensi Pedagang Pasar Cikapundung

BANDUNG - Pengusaha mikro, kecil, dan menengah acap kali kesulitan memperoleh permodalan. Padahal, modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

Akibatnya, banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terjerat rentenir. Hal itu juga yang sempat dialami sejumlah pedagang Pasar Cikapundung Kota Bandung.

Beruntung para pedagang membentuk Koperasi Pedagang Pasar Cikapundung (Kohippci). Koperasi ini telah berdiri sejak 1982 dengan 572 anggota.

Serikat Pedagang Pasar Cikapundung menginisiasi langsung berdirinya Kohippci di Pasar Loak Cikapundung yang semula berlokasi di Kawasan Eks LP Banceuy.

Kemudian koperasi mendirikan pasar yang lebih permanen di Pasar Cikapundung Baru. Pendirian Kohippci ini terbukti mampu meminimalisir anggota dari jerat rentenir.

"Dalam aspek permodalan, alhamdulillah beberapa tahun terakhir Kohippci tidak tergantung kepada modal dari pihak ketiga, tapi memanfaatkan modal sendiri," jelas Ketua Kohippci, Aziz Soleh kepada Humas Kota Bandung, Kamis 18 Agustus 2022. 

Menurutnya, peran Kohippci menjadi penting dan strategis karena bisa menjadi organisasi bisnis. Apalagi basis keanggotaan yang solid serta kebersamaan yang tinggi bagi sesama anggotanya.

"Alhamdulillah, sejauh ini sepertinya anggota Kohippci sudah nyaman. Anggotanya juga majemuk, rasa memiliki besar. Tanggung jawab anggota kepada koperasi tetap terjaga dengan baik," tutur Aziz.

Aziz mengungkapkan, Kohippci sudah menangani berbagai kebutuhan anggotanya, mulai dari pinjol rentenir dan lainnya. 

"Selain membantu anggota dalam aspek permodalan atau pengembangan usaha, Kohippci juga selalu membantu anggota dalam aspek lainnya," ucapnya.

"Seperti kebutuhan biaya pendidikan, menyelesaikan masalah utang piutang dengan pihak lain yang sangat memberatkan anggota kita, seperti pinjol, rentenir, dan lainnya," ungkapnya.

Sistemnya dengan simpanan pokok masing-masing Rp100.000, simpanan wajib Rp30.000 per orang per bulan.

Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk sesama anggota Koperasi yang terbagi menjadi 2 kelompok usaha yakni kelompok usaha elektronik dan kelompok usaha mekanikal. 

"Persyaratan administratifnya hanya KTP dan KK. Lalu memenuhi kewajiban keuangan simpanan pokok, simpanan wajib, dan iuran lainnya, serta sesuai dengan aturan koperasi pasar," jelasnya.

Menurut Aziz, meski pandemi Covid-19 telah mengakibatkan sejumlah pasar ditutup, tanggung jawab anggota Kohippci kepada koperasi sangat peka.

"Di dua tahun lalu saat pandemi, semangat anggota untuk membayar iuran ini cukup tinggi dibuktikan dengan grafik yang cukup stabil," ungkapnya.

Salah seorang anggota Kohippci, Yanyan mengaku sangat terbantu dengan adanya koperasi dengan iuran yang sangat terjangkau dan memudahkan anggotanya. 

"Saya beli kios ini juga dulu dicicil ke koperasi. Kebetulan saya sudah menjadi anggota Koperasi 30 tahun lalu," ujarnya.

"Saya kira koperasi sangat membantu bagi kita selaku pedagang," imbuh Yanyan. 

Berkontribusi Terhadap Kesejahteraan Petani, Bank Bjb Raih Penghargaan dari Kemntan RI

Tingkatkan Kesejahteraan Pelaku Sektor Pertanian, bank bjb Raih Penghargaan Kementan RI

BANDUNG -  Senantiasa mendukung laju perekonomian daerah salah satunya melalui pembiayaan kepada sektor pertanian, bank bjb meraih penghargaan dari Kementerian Pertanian RI.

Penghargaan kepada bank bjb diberikan pada Rabu, 17 Agustus 2022 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-77.

Selain itu, Kelompok Tani Sariasih Petani Milenial yang merupakan binaan UMKM bank bjb diundang ke Istana Negara pada acara penghargaan kepada Presiden dari Directorate General International Rice Research Institute (DG IRRI) dalam program Ketahanan Pangan Nasional, pada Minggu 14 Agustus 2022.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb setia mendukung sektor pertanian karena merupakan salah satu sektor yang sangat penting saat ini terutama dalam menjaga ketahanan pangan.

Bank bjb mendukung sektor pertanian melalui pembiayaan dengan Pola Kemitraan yang menguntungkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku di sektor pertanian.

Bank bjb meraih penghargaan yang membanggakan dari Kementan RI ini menambah bukti eksistensi bank bjb dalam berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan petani. Bukan hanya di daerah Jawa Barat dan Banten saja, tetapi juga diakui sumbangsihnya di kancah nasional.

"Hatur nuhun kepada Menteri Pertanian, Bapak Shahrul Yasin Limpo dan Kementerian Pertanian RI atas penghargaan yang diberikan kepada bank bjb, dan kami tidak pernah puas diri dengan penghargaan ini karena bank bjb ingin masyarakat Indonesia khususnya petani dapat sejahtera dan membanggakan Indonesia," ujar Widi.

Pola kemitraan yang dibangun bank bjb atas dasar prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat dan menguntungkan yang melibatkan pelaku UMKM dengan pengusaha besar. Sehingga prinsip keinginan untuk bertumbuh dan berkembang bersama bisa tercapai.

Salah satu contoh sukses mitra yang bekerjasama pada pembiayaan pola kemitraan adalah Art Garden, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang budidaya tanaman hias milik seorang anak muda bernama Riki Subagja.

Perusahaan yang berdomisili di daerah Parongpong Bandung Barat ini merangkul para petani tanaman hias di sekitarnya untuk berbudidaya komoditas tanaman dengan standar ekspor.

Melalui kerjasama kemitraan dengan para petaninya, Art Garden kini mampu melakukan ekspor tanaman hias untuk negara Amerika Serikat, Kanada, dan sekitarnya. Bahkan akan melakukan pameran di Miami Amerika Serikat pada Oktober mendatang.

Dengan kerjasama kemitraan dengan pembiayaan dari bank bjb, Art Garden kini membina 25 orang mitra petani untuk dapat berbudidaya tanaman hias yang dapat memenuhi pasar ekspor.

"Melalui Pola Kemitraan dari bank bjb ini, para petani tidak lagi berbudidaya secara konvensional, namun mampu meningkatkan value dari komoditas yang dibudidayakan yang harapan besarnya dapat meningkatkan kesejahteraan para petani," kata Widi. *

Dukung Bandung Agamis, Sukajadi Deklarasi Bebas Buta Huruf Alquran

BANDUNG - Untuk mewujudkan visi Bandung sebagai kota yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis, Forum Dewan Kemakmuran Masjid (FDKM) Kecamatan Sukajadi berkolaborasi dengan berbagai pihak membuat program Sukajadi Mengaji. Sudah ada 5 RT dari 5 kelurahan yang menjadi percontohan.

Ketua FDKM Kecamatan Sukajadi, Ahmad Erawan menyampaikan, program ini diinisasi setelah melihat hasil survei 1 Juli 2022. Hasil sensus menunjukkan, dari 1.321 orang di Sukajadi, 210 orang atau 15,90 persen belum bisa baca Alquran.

"Kita bantu bimbing dari tahap tidak bisa baca sampai bisa membaca, fasih, dan mengerti makna. Sehingga diharapkan masyarakat bisa mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan yang terkandung dalam Al Quran di kehidupan sehari-hari," ungkap Erawan pada acara Deklarasi Bebas Buta Huruf Alquran, Rabu, 17 Agustus 2022.

Pada tahap awal, sasaran utamanya masyarakat yang berada di 5 RT dari 5 kelurahan di Kecamatan Sukajadi dengan usia anak 7 tahun ke atas dan lansia. 

Lima wilayah percontohan bebas buta huruf Alquran di Sukajadi antara lain, RT 03 RW 02 Kelurahan Sukagalih, RT 06 RW 07 Kelurahan Pasteur, dan RT 05 RW 03 Kelurahan Sukabungah. 

Sedangkan dua wilayah lainnya yaitu RT 01 RW 01 Kelurahan Sukawarna dan RT 08 RW 11 Kelurahan Cipedes.

"Sejak Maret sudah dilakukan pelatihan bagi para relawan. Ada ragam metode yang digunakan dalam membaca Alquran pada program ini yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan," jelasnya.

Metode yang digunakan dalam program ini ialah Metode dirosa (Dirasah Orang Dewasa), metode tilawati (sesuai kaidah), metode iqro (perkenalan huruf hijaiyah), metode bagdadi (eja), dan metode bashohi (dengan irama bayati, shoba, hijaz).

Erawan berharap, dengan adanya program ini masjid bisa dijadikan sebagai pusat kegiatan ibadah, pendidikan, muamalah, dan sosial masyarakat.

"Semoga program ini bisa dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif agar kita bisa menjadi sebaik-baiknya orang yang dikatakan Nabi, ialah yang membaca dan mengajarkan Al Quran," ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan Camat Sukajadi, Inci Dermaga. Menurutnya, salah satu latar belakang program ini dibentuk berangkat dari data yang menyebutkan hanya 65 persen masyarakat di Indonesia bisa mengaji.

Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan terbagi dalam dua cara. Pertama, secara langsung menyentuh masyarakat. Kedua, melalui daring setiap Minggu bersama masyarakat dan Indonesia Mengaji.

"Alhamdulillah di 5 RT percontohan saat ini sudah terbebas dari buta huruf Alquran. Hari ini adalah kesempatan untuk kita mengamalkan kebaikan," aku Inci.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan menuturkan, kegiatan ini merupakan hal yang sangat dimuliakan Allah dan seiring dengan visi Kota Bandung. 

"Besar harapan kegiatan deklarasi ini menjadi bola salju di Kota Bandung, bisa menginspirasi daerah-daerah lainnya," tutur Tedy.

Ia juga berharap, kolaborasi dan sinergitas harus dilakukan dari semua pihak untuk mendukung kegiatan ini. Terlebih, tak mudah untuk para warga lansia memulai belajar membaca Alquran.

"Meski begitu, semangat mereka ini sangat menginspirasi orang-orang yang ingin belajar baca Alquran. Maka dari itu kita perlu mendukung bersama-sama seperti yang Allah SWT perintahkan di surah Al Maidah ayat 2: Bekerjasamalah kalian dalam ketakwaan," imbuhnya

Pemkot Bandung dan KPJ Kota Bandung Berkolaborasi Sejahterakan Seniman

BANDUNG - Dalam upaya mensejahterakan anggotanya, Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menjalin kerja sama dengan bank bjb.

Bentuk kerja sama yang dilakukan yaitu menjadikan kartu tanda anggota KPJ Kota Bandung yang juga dapat berfungsi sebagai ATM bjb. 

Inovasi ini juga sebagai bentuk kerja sama KPJ Kota Bandung dengan bank bjb untuk mengembangkan digital banking serta meningkatkan pemahaman investasi juga pentingnya menabung di kalangan seniman.

"Ini memberikan pemahaman kepada teman-teman juga mendukung program digitalisasi yang sifatnya edukasi. Ini juga sebagai gerakan jalanan menabung memberikan edukasi untuk lebih baik dan meningkat dalam profesi musisi," tutur Ketua KPJ Bandung Raya, Cepi Suhendar usai menerima kartu anggota secara simbolis di Balai Kota Bandung, Rabu 17 Agustus 2022.

Saat ini ada sebanyak 450 anggota KPJ. Mereka akan diberikan kartu anggota yang juga berfungsi sebagai ATM secara bertahap.

"KTA (Kartu Tanda Anggota) ini menjadi acuan sebagai bentuk kurasi kita. Jadi tidak semua anggota dapatkan ini, ada syarat. Skill juga kompetensi harus mumpuni," ujarnya. 

Perjalanan panjang memang telah dilalui oleh para anggota KPJ untuk menghadirkan inovasi tersebut.

"Ini perjalanan panjang dua tahun berjalan, waktu itu kadisnya (Kepala Dinas) Ibu Kenny dan Kabidnya (Kepala Bidang) pak Irwan," ujarnya. 

Inovasi tersebut sebagai gagasan para anggota KPJ yang tujuannya bagian dari kota sebagai manusia pariwisata membantu juga eksistensi Kota Bandung. 

"Kita gagas ini waktu Covid-19 dua tahun lalu. Kita sebagai manusia pariwisata, ini goals-nya," tuturnya.   

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah berupaya membantu hadirnya inovasi bagi para anggota KPJ.

Menurutnya, banyak manfaat yang bakal diperoleh anggota KPJ. Salah satunya, ketika sedang bermain di cafe, anggota KPJ bisa memanfaatkannya menggunakan QRIS. 

Rencananya pembagian kartu tersebut akan dilakukan secara serentak pada HUT KPJ pada 10-11 September mendatang.

"Sebetulnya bertahap, tapi ini akan di launching serentak pada HUT KPJ tanggal 10-11 September," bebernya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan mengatakan, inovasi ini sebagai bentuk dukungan kepada KPJ, yaitu gerakan KPJ menabung. 

"Kita koordinasi dengan bank bjb alhamdulilah ada MoU untuk membuat kartu ini. Dalam pembuatannya terdapat berbagai tahapan, seperti desain harus dikomunikasikan ke BI juga OJK," kata Irwan. 

"Untuk mendapatkannya, KPJ akan mengurusi para anggotanya. Ini akan meningkatkan anggota tumbuh menjadi lebih baik lagi," imbuhnya.

Ia berharap, KPJ terus bersinergi bersama Pemkot Bandung dalam program kesenian tradisional yang digagas oleh Disbudpar Kota Bandung. Sehingga mampu mendongkrak pertumbuhan wisata di Kota Bandung. 

"Tentunya untuk kesenian dengan menggunakan musik tradisional, kita harap ini bisa menjadi contoh komunitas lain," ujar Irwan.
 
Copyright © 2016. LiputanJabar.com | Akurat Terpercaya .
Kontak Redaksi | Designed By Bang One