Headlines News :
Home » » Bagian ORPAD Kota Bandung Lakukan Revolusi Mental Aparatur

Bagian ORPAD Kota Bandung Lakukan Revolusi Mental Aparatur

Written By Liputan Jabar on Kamis, 12 Mei 2016 | Kamis, Mei 12, 2016

Bandung, LipJab - Aparatur pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merupakan ujung tombak pelaksana roda pemerintahan. Oleh karenanya, serangkaian program perlu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja pegawai. Pemkot Bandung melakukan berbagai langkah reformasi birokrasi untuk meningkatkan performa pelayanan kepada masyarakat.


Salah satu bagian dari langkah reformasi birokrasi adalah dengan melakukan program revolusi mental aparatur. Hal tersebut disampaikan oleh Kasubag Ketatalaksanaan Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah (ORPAD) Kota Bandung Rachmat Setiadi pada kegiatan Bandung Menjawab di Media Lounge Balai Kota Bandung, Kamis (12/03/2016).


"Sebelum reformasi birokrasi, ada mental asal gugur kawajiban di kalangan pegawai," ungkap Rachmat.


Mental block tersebut dirasa menghambat proses pembangunan dan optimalisasi pelayanan. Menurut Rachmat, ada tiga hal yang dilakukan oleh Bagian ORPAD untuk merevolusi mental aparatur.


"Yang pertama adalah penanaman mindset atau pola pikir," ujarnya. Pola pikir yang dibangun antara lain integritas, etika, disiplin, sikap melayani, dan pola hidup sederhana. "Karena pemerintah sebetulnya intinya melayani," tambahnya.


Selain itu, ada pula penanaman culture set berupa keteladanan pemimpin, efisiensi, orientasi hasil, reward and punishment, danknowledge sharing. "Tidak lupa, kami juga menanamkan nilai-nilai kearifan lokal."


Langkah ketiga adalah restrukturisasi dalam rangka penguatan berbagai bidang, seperti penguatan Sumber Daya Manusia, tatalaksana, akuntabilitas, pengawasan, dan manajemen pelayanan.


"Ini adalah PR yang tidak mudah. Saat ini kami masih berproses," ungkapnya.


Rachmat mengaku, bagian tersulit adalah mempertahankan capaian kinerja yang sudah optimal. Salah satu capaian Setda Kota Bandung dalam hal reformasi birokrasi adalah peraihan predikat A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari semula predikat CC.


"Kita harus tetap memberikan semangat agar kinerja yang sudah baik tidak turun," tuturnya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016. LiputanJabar.com | Akurat Terpercaya .
Kontak Redaksi | Designed By Bang One