Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan

Zaini Shofari Apresiasi Kadeudeuh Rp1 Miliar dari Dedi Mulyadi untuk Persib Bandung


BANDUNG, LiputanJabar –
Anggota Komisi V sekaligus Ketua Fraksi PPP DPRD Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari, mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang memberikan uang kadeudeuh sebesar Rp1 miliar kepada Persib Bandung atas keberhasilannya menjuarai Super League 2025/2026.

Menurut Zaini, dukungan yang diberikan kepada Persib merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di Jawa Barat.

“Ya tentu patut diapresiasi semua pemberian dari siapapun, termasuk ini dari Gubernur Jabar Pak Dedi Mulyadi. Jadi siapapun yang mau kasih bantuan atau apresiasi untuk Persib Bandung dipersilakan,” ujar Zaini di Kota Bandung, Rabu (3/6/2026).

Ia menilai, apresiasi yang diberikan pemerintah daerah dapat menjadi motivasi tambahan bagi Persib Bandung untuk terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan kualitas tim di masa mendatang.

Selain mempertahankan gelar juara, Zaini berharap Persib mampu terus berkembang dalam pembinaan tim, pengelolaan klub, hingga strategi perekrutan pemain agar tetap kompetitif di level nasional maupun internasional.

“Harapannya Persib bisa terus meningkatkan prestasi dan menunjukkan performa terbaiknya sebagai kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” katanya.

Diketahui, uang kadeudeuh sebesar Rp1 miliar diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kepada Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, di Gedung DPRD Jawa Barat sebelum pelaksanaan rapat paripurna DPRD Jabar.

Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara Super League musim 2025/2026.

Walikota dan Kapolrestabes Jenguk Sejumlah Polisi Terluka saat Laga Persib


BANDUNG, LiputanJabar -
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menjenguk sejumlah anggota kepolisian yang terluka saat menjalankan tugas pengamanan pertandingan Persib Bandung, Senin 26 Mei 2025.


Kunjungan ini sebagai bentuk empati dan perhatian atas dedikasi aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan kota selama euforia perayaan kemenangan tim kebanggaan warga Bandung tersebut.

“Terpenting adalah memberikan perhatian, baik kepada para petugas yang menjadi korban insiden, maupun kepada beberapa warga lain yang juga terdampak,” ujar Farhan di RS Bhayangkara Sartika Asih.

Meski insiden sempat terjadi, Farhan menyebut jumlah korban tidak besar dan situasi secara umum tetap terkendali.

“Alhamdulillah, saya bersyukur kekompakan Pemerintah Kota dengan Forkopimda berhasil menjaga Bandung tetap aman, nyaman, dan bersih, baik sebelum, saat, maupun setelah pesta kemenangan,” tambahnya.

Sedangkan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono melaporkan, beberapa anggotanya mengalami luka saat bertugas mengamankan acara.

“Ada beberapa anggota kami yang terluka, baik karena terkena benda tumpul, air keras, hingga flare. Hari ini kami bersama Pak Wali menjenguk mereka, dan kami berterima kasih atas perhatian beliau,” kata Budi.

Berdasarkan laporan dari Kasidokkes Polrestabes Bandung, enam anggota Dalmas Ditsamapta Polda Jabar dirawat di RS Bhayangkara Sartika Asih, dengan luka beragam mulai dari luka bakar hingga trauma akibat benda tumpul.

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, tanpa tindakan anarkis, terutama dalam momen yang seharusnya dirayakan dengan suka cita,” ucapnya.

Pemkot Bandung bersama Forkopimda menegaskan komitmen untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan kota, terutama saat gelaran publik berskala besar.

Pawai Persib Berakhir Lancar, Farhan Apresiasi Kinerja Lintas Sektor dan Petugas Kebersihan

BANDUNG - Usai gegap gempita perayaan juara Persib Bandung, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran ASN, TNI, Polri, aparat kewilayahan, bobotoh dan petugas kebersihan yang telah berperan aktif menjaga kelancaran Pawai Akbar Persib Juara 2025.

"Setelah kita bereuforia kemarin menyaksikan pawai akbar Persib juara, hari ini kita start lagi mulai bekerja dengan sepenuh hati seperti kita mencintai dengan sepenuh hati tim sepakbola kebanggaan, Persib," kata Farhan dalam Apel Mulai Bekerja, Senin 26 Mei 2025.

Farhan mengaku bersyukur kegiatan pawai berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Ia menilai koordinasi antarsektor menjadi kunci suksesnya perayaan gelar juara klub sepak bola kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu.

"Alhamdulillah secara keseluruhan berjalan lancar. Jajaran perangkat daerah dan kewilayahan bersinergi cepat dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban umum," tuturnya.

Secara khusus, Farhan mengucapkan terima kasih kepada para petugas kebersihan Kota Bandung yang sigap membersihkan jalanan dan fasilitas publik usai pawai.

"Terima kasih kepada petugas kebersihan yang telah menjaga jalan, taman, dan fasilitas kota lainnya tetap bersih. Anda telah melakukan pelayanan publik paling mulia," ucapnya.

Ia mengatakan, semangat kolaborasi dan gotong royong seperti ini harus dijaga, tak hanya dalam euforia kemenangan, tetapi juga dalam tugas pelayanan sehari-hari kepada masyarakat.

Menurut Farhan, keberhasilan pawai Persib mencerminkan wajah Kota Bandung sebagai kota yang tertib, bersahabat, dan mampu mengelola kerumunan dengan baik.

"Ini bukti bahwa Bandung siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan besar. Semua karena kerja sama dan dedikasi kita semua," ungkapnya.

Farhan: Kota Bandung Harus Jadi Episentrum Sepak Bola Indonesia

BANDUNG, LiputanJabar - Sepak bola telah menjadi magnet paling erat di masyarakat Kota Bandung. Hal itu diyakini oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Ordinary Congress PSSI Kota Bandung 2025, di Grand Pasundan, Minggu 23 Maret 2025. 

"Pemkot (Pemerintah Kota) Bandung dan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) berkomitmen untuk menjadi episentrum sepak bola," tuturnya. 

Farhan yakin, sepakbola merupakan magnet yang begitu kencang di masyarakat Kota Bandung. 

"Magnitude-nya sepak bola itu begitu besar, gerakan emosi masyarakatnya luar biasa," ungkapnya. 

Farhan menuturkan, Pemkot Bandung akan membantu menyiapkan klub amatir. Hal tersebut sesuai arahan dari Kemendagri yang nantinya akan mendapatkan hibah. 

"Sesuai arahan waktu itu bersama Wamendagri, Bima Arya, harus menyiapkan klub amatir di Kota Bandung. Mekanisme dan nilainya belum tahu. Kita upayakan harus dalam liga yang pesertanya klub amatir, tidak boleh profesional," tuturnya. 

"Jadi nanti akan ada hibah antara ke Askot, Asprov atau ke klub. Saya pastikan juga dana hibah untuk liga tidak ada hubungannya dengan orientasi politik saya sebagai wali kota," imbuhnya. 

Menurutnya, hal yang harus diperhatikan yaitu tata kelola dengan baik. Oleh karenanya, Pemkot Bandung dan PSSI mampu membangun kerja sama yang lebih intens. 

"Sebuah ajakan kerjasama kepada pengurus Askot Bandung dengan Pemkot Bandung untuk mulai membangun sebuah kemistri yang berujung konsep dan kajian kepada Dispora Provinsi dan Kemendagri," ungkap Farhan.

***

Jelang Liga 1, Komisi C Tinjau Kesiapan Stadion GBLA


BANDUNG, Liputan Jabar -
Menjelang kompetisi Liga 1 musim 2022/2023, Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan tinjauan kondisi dan kesiapan pemanfaatan kembali dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) digunakan Persib Bandung. Selasa (10/5/2022).

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Ferry Cahyadi Rismafury memastikan, secara teknis Stadion GBLA dapat kembali digunakan untuk menggelar pertandingan Persib Bandung.

Kondisi dan kesiapan pemanfaatan dari salah satu aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung tersebut dinilai masih befungsi cukup baik.

"Dari hasil tinjauan kami langsung ke lapangan memastikan dan meyakinkan dari OPD terkait bahwa, GBLA bisa kembali digunakan Persib untuk menjadi home base dan melaksanakan proses pertandingan," ujarnya, seusai tinjauan Komisi C DPRD Kota Bandung di Stadion GBLA, Selasa (10/5/2022).

Ferry pun mendorong agar Pemerintah Kota Bandung khususnya sektor terkait harus bisa memaksimalkan proses tahapan lelang pengelolaan dari Stadion GBL. Termasuk menginformasikan sejelas-jelasnya terkait kondisi dan kendala dari stadion yang diresmikan pada 10 Mei 2013 tersebut kepada publik.

Ferry pun meminta agar OPD terkait harus bisa berkoordinasi secara sistematis antar OPD di Pemkot Bandung, agar permasalahan yang ada dapat diselesaikan terlebih dahulu sebelum muncul di permukaan dan ramai di masyarakat.

Ia pun mendukung Stadion GBLA dapat kembali digunakan oleh Persib Bandung, termasuk percepatan proses lelang, agar pengelolaan teknis dari stadion tersebut dapat lebih maksimal sebagai ikon dari Kota Bandung.

Hal senada disampaikan oleh anggota komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto M. Silalahi.

Ia mengingatkan bahwa Stadion GBLA bukan hanya hanya salah aset dari Pemkot Bandung, melainkan juga sebuah ikon dari Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.

Oleh karena itu, ia berharap stadion tersebut dapat segera kembali dapat dimanfaatkan, untuk mendukung fasilitas event-event olahraga, terutama dalam bidang pengembangan dan peningkatan prestasi.

"Kami berharap pola pemanfaatan dan pengelolaan dari GBLA ini bisa dilakukan secara profesional, namun juga harus ada visi pengembangan GBLA ke depan, karena kami ingin GBLA ini menjadi sarana olahraga dan pengembangan prestasi bagi warga Kota Bandung," ujarnya.

Folmer pun mendukung bahwa Stadion GBLA ini menjadi lokasi sport tourism di Kota Bandung.

"Untuk itu, kami meminta agar segera dilakukan percepatan kerja sama untuk pengelolaannya, sehingga dalam waktu singkat masyarakat Kota Bandung bisa menikmati berbagai event olahraga, dan pariwisata di Stadion GBLA," katanya.

Kegiatan tinjauan tersebut dipimpin Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, SP., diikuti oleh Sekretaris Komisi C, Ferry Cahyadi Rismafury, SH., serta beberapa anggota Komisi C, yaitu Folmer Siswanto M. Silalahi, ST; H.R. Iwan Darmawan; Hj. Nenden Sukaesih; Iman Lestariyono, S.Si., Sandi Muharam, SE; Asep Mahyudin, M.Ag; DR Uung Tanuwidjaja, SE., MM; dan Anggota Komisi A, Asep Sudrajat.

***

Yana Berharap GBLA Bisa Seperti Old Trafford

BANDUNG -Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa menjadi destinasi wisata berbasis olahraga (sport tourism center) setelah bisa digunakan. Ia bermimpi stadion kebanggaan masyarakat Kota Bandung itu bisa menjadi seperti Old Trafford di Manchester, Inggris.

Yana berharap, setelah Stadion GBLA bisa digunakan, berbagai kegiatan sosial ekonomi yang beririsan dengan sepakbola bisa dilakukan.

"Siapapun pengelolanya, semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat kota Bandung," kata Yana Selasa 10 Mei 2022.

Berkaca dari pengalamannya mengunjungi Stadion Old Trafford di Inggris, Yana berharap Stadion GBLA nantinya bisa sama seperti markas klub Manchester United tersebut.

"Mudah-mudahan sih bisa kayak gitu ya. Jadi ada museumnya. Ya, bisa dibilang tempat wisata berbasis olahraga. Dan (potensi) kegiatan sosial ekonomi di sana juga bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam menopang ekonomi pasca pandemi," ucap Yana.

Kendari demikian, Ia berpesan, jika nanti Stadion GBLA bisa digunakan, semua pihak mesti sama-sama menjaga stadion ini baik dari sisi fasilitas dan keamanannya.

"Hayu sama-sama jaga. Kalau bobotoh sayang sama Persib, harus sayang juga sama stadionnya, dan juga sama sesama bobotoh. Mari jaga sama-sama kenyamanan dan keamanannya (jika GBLA sudah bisa digunakan)," ajak Yana.

Untuk diketahui, saat ini proses lelang Kerjasama Pengelolaan (KSP) Stadion GBLA dengan pihak ketiga sebagian besar telah ditempuh. Yana menyebut, proses 'clean and clear' yang selama ini ditempuh, sudah dilalui.

Kini, sebagian besar proses lelang tersebut sudah ada di ranah Pemerintah Kota Bandung. Hal ini membuat Yana optimis proses lelang KSP bisa segera terealisasi. 

Proses Lelang Berjalan, Yana Optimis GBLA Bisa Digunakan Secepatnya

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimis Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa digunakan secepatnya. Hal ini mengacu pada proses lelang Kerjasama Pengelolaan Stadion GBLA dengan pihak ketiga yang kini sebagian besar telah ditempuh.

"Saat ini banyak proses (lelang) yang domainnya ada di kita," ucap Yana Selasa 10 Mei 2022.

Nantinya, Pemkot Bandung akan bekerja sama dengan pihak ketiga dengan sistem Kerja Sama Pengelolaan (KSP) untuk mengelola Stadion GBLA. Durasi kerja sama tersebut ialah 30 tahun

Mengacu pada ketentuan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, ada sejumlah regulasi yang mesti diikuti Pemerintah Kota Bandung. Namun Yana menyebut saat ini rangkaian prosesnya telah dilewati. Saat ini sudah hampir memasuki tahap pemilihan mitra untuk penyelenggaraan KSP.

Yana mengungkapkan, untuk bisa memasuki tahap pemilihan mitra, ada beberapa tahapan pula yang mesti dilewati oleh Pemkot Bandung.

"Saat ini kita hampir mendekati tahap pemilihan mitra," terangnya.

Setelah tahapan pemilihan mitra, masih ada beberapa tahap mulai dari penyampaian hasil pemilihan mitra, penyampaian permohonan rancangan keputusan Wali Kota Bandung tentang pelaksanaan KSP.

Termasuk juga penerbitan keputusan Wali Kota Bandung tentang pelaksanaan KSP, pembayaran kontribusi tahun pertama oleh mitra KSP, penandatangan akta, baru sejak itu kita melaksanakan KSP.

"Kita berproses di tengah dinamika. Namun saya percaya dalam waktu dekat akan ada berita baik buat kita semua," kata Yana.

Perjalanan panjang pengelolaan Stadion GBLA, kata Yana, beberapa kali mengalami dinamika. Namun, ia memastikan tahapan berikutnya (terkait proses pengelolaan GBLA) sudah lebih fokus di internal Pemerintah Kota Bandung.

"Proses clean and clear-nya sudah ditempuh dan sudah selesai. Sekarang sih tinggal proses di kita saja. Saya mohon doa restu dari semua pihak. Insyaallah prosesnya cepat, sat set sat set!" katanya.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak, salah satunya Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Melalui sambungan telepon, ia menyampaikan optimisme pengelolaan Stadion GBLA supaya bisa digunakan Persib sebagai markas saat berlaga di Liga 1 2022/23 nanti.

Ia juga mengajak semua pihak mengawal proses yang masih perlu ditempuh agar stadion ini bisa digunakan oleh klub kebanggaan masyarakat Kota Bandung, dan juga Jawa Barat.

"Semoga proses (pengerjaan sampai perbaikannya) berjalan lancar. Dan nggak ada pihak yang dirugikan. Saya percaya sama Pak Wali Kota. Dia bobotoh, dan dia cinta sepakbola terutama Persib," kata Umuh.

Stadion Persib Siap Songsong Puala Dunia U-20

BANDUNG, - Pada 24 Juli 2020, FIFA secara resmi telah membatalkan perhelatan Piala Dunia U-20 di Indonesia yang semula direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2021 ini. 

Kendati demikian, sejumlah persiapan seperti venue-venue yang akan digunakan kini sudah dapat dikatakan hampir rampung 100 persen. 

Termasuk salah satunya yaitu Stadion Persib yang dahulu bernama Stadion SIDOLIG (Sport in de Openlucht is Gezond).

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada saat meninjau kesiapan stadion Persib yang menjadi salah satu stadion yang akan digunakan sebagai venue latihan pada Piala Dunia U-20 nanti.

Ia mengatakan, renovasi dan perbaikan berbagai infrastruktur dari stadion Sidolig ini sudah sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan sebelumnya. 

"Kita lihat semua progresnya berjalan baik. Kualitas rumput sekarang sudah bagus sekali dengan ditunjang dengan fasilitas penyemprotan dan penyiraman rumput yang bagus untuk upaya pemeliharaan rumput lapangannya," Ujar Yana.

Yana juga menyempatkan diri meninjau infrastruktur lainnya seperti kondisi lampu lapangan dan kamar ganti pemain.

Saat ini lampu sudah ditambahkan dengan lampu LED. Sedangkan kamapar ganti pemain sudah sangat siap digunakan.

Namun berkaitan dengan pembatalan Piala Dunia U-20 dan pengunduran jadwalnya hingga tahun 2023, Yana mengaku, segera bertemu PSSI untuk berkoordinasi mengenai teknis pelaksanaannya.

"Dalam pertemuan nanti, kami akan laporkan bahwa stadion pendamping (Stadion Persib) sudah siap digunakan," katanya. 

"Dengan pengunduran jadwal Piala Dunia U-20 ini, kami masih memiliki cukup waktu untuk dapat mengajukan permohonan kepada Kementerian PUPR. Yaitu agar dapat melengkapi fasilitas penunjang lainnya, seperti asrama atau mes pemain," imbuh Yana.

Saat ini Stadion Persib masih dalam masa pemeliharaan hingga akhir November 2021.

Oleh karenanya, Yana akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait teknis serah terima stadion yang nanti akan dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung.

Stadion GBLA Siap Digunakan Persib Bandung

Bandung, Liputanjabar - Stadion Gelora Bandung Lautan Api Gedebage Kota Bandung siap memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Dengan demikian Stadion GBLA sudah dapat digunakan kembali untuk tempat latihan Persib Bandung.

Kepastian itu diperoleh setelah Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau stadion kebanggaan warga Kota Bandung ini, Rabu 1 Juli 2020.

"Kita berkomitmen menerapkan standar protokol kesehatan yang sangat ketat di sini. Kalau ini (GBLA) digunakan untuk latihan, orang yang tidak berkepentingan tidak diperbolehkan masuk," ujar Yana, seusai peninjauan.

Dengan demikian Yana memastikan, stadion GBLA sudah bisa dimanfaatkan Persib untuk berlatih.

Kendati demikian, Yana meminta, untuk mempermudah pengawasan, Stadion GBLA hanya akan membuka satu pintu masuk. Lalu akan ada petugas yang akan memeriksa suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik.

Tak hanya itu, Yana juga mengungkapkan, Pemkot Bandung telah memperbaiki sejumlah titik agar semakin mendukung protokol kesehatan.

Kini Pemkot Bandung tinggal menunggu surat permohonan dari PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku manajemen tim Persib Bandung untuk berlatih di stadion GBLA.

"Saya minta pihak pengguna (Persib) mengajukan dulu  permohonan ke Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga). Nanti Dispora yang mengizinkan atau mengurus prosesnya. Sekarang tergantung dari Persib, calon penggunalah ya, lebih cepat lebih baik," katanya. *Red

Viking Gerbang Bakal Gelar Aksi Sosial

Bandung,  LiputanJabar - Kelompok Pendukung Persib Bandung, Viking Gerbang Gedebage akan menggelar aksi sosial pada Desember mendatang. Sejumlah aksi tersebut di antaranya pemberian kursi roda, tabung oksigen, nebulizer (alat bantu penderita asma) dan santuan kepada yatim piatu.

Hal itu terungkap saat Penasehat Viking Gerbang Gedebage, Muhammad Aksen Sopwan bertemu Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (4/11/2019).

"Untuk yatim piatu kita sedang mendata, sekitar 1.000 orang akan kita berikan santunan. Ada juga pemberian 10 kursi roda, 15 tabung oksigen dan 15 nebulizer," ungkap Aksen.

Menurutnya, acara tersebut akan digelar di terminal peti kemas Gedebage pada 21 Desember mendatang.

"Mudah-mudahan terselenggaranya kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan rasa sosial kepada Bobotoh yang lain," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyambut baik rencana tersebut. Pasalnya, bobotoh sebagai pendukung Persib harus memiliki rasa sosial yang baik.

"Acara bagus. Mudah-mudahan Pemkot Bandung juga bisa membantu acara tersebut. Apa yang Pemerintah Kota Bandung bisa bantu, ya akan kita usahakan," ujar Yana. Red

Walikota Bandung Lepas Ribuan Bobotoh

Bandung, LipJab -  Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil bersama Kapolda Jabar Irjen. Pol Jodie Rooseto, Pangdam III Siliwangi Mayjen Hadi Prasojo, dan Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil melepas Bobotoh Persib Bandung yang akan menonton laga Final Piala Bhayangkara, di Jalan Diponegoro, Minggu (3/4/16).

Final Piala Bhayangkara itu sendiri akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno, dengan mempertemukan antara Persib Bandung dan Arema Cronos. Direncanakan final tersebut akan disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Bobotoh Persib mendapatkan jatah sekitar 40.000 tiket dari panitia.
Seusai melepas bobotoh, Wali Kota Bandung mengatakan dirinya bersama Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi telah melepas rombongan pertama yang akan menyaksikan laga final Piala Bhayangkara di GBK.
"Tiap bis dikawal oleh 1 atau 2 personil polisi di dalamnya kemudian setiap 10 bis dikawal oleh satu mobil polisi, sehingga diharapkan datang dengan tertib begitu juga ketika kembali," ujar Wali Kota.
Lebih lanjut dikatakannya, ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah secara detil memastikan keamanan dan keselamatan bobotoh. "Saya menghaturkan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah sigap dan detil memastikan keamanan bobotoh," jelasnya.
Wali Kota juga berharap Persib dapat memetik kemenangan, pada laga final nanti. "Selama saya menjabat Wali Kota sudah 2 kali persib juara, pertama tahun 2014 juara ISL, 2015 juara Piala Presiden dan 2016 saya harap Persib juara Piala Bhayangkara, ya mungkin skornya 2-1 untuk persib," jelasnya.
Selain itu wali kota berpesan kepada bobotoh agar datang dengan tertib begitu juga pulangnya, GBK datang bersih begitu juga pulangnya, dan jangan terprovokasi.
"Saya berharap bobotoh bisa tertib, datang dan pulang dengan selamat, tidak terprovokasi atau menyanyikan lagu-lagu yang dapat memprovokasi lawan," pintanya.
Terkait konvoi yang biasa dilakukan apabila Persib Juara, Wali Kota Bandung mengaku mendapat banyak masukan dari warga, dan sebagian besar menolak kegiatan tersebut, tetapi dirinya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Polri dan TNI mengenai hal tersebut, karena menyangkut banyak aspek keamanan, kenyamanan dan berlalu lintas.
"Mungkin konvoi seperti pada waktu lalu tidak ada, tapi kita akan koordinasi terlebih dahulu, mungkin kalau penyambutan piala bila menang dari pasteur menuju satdion persib itu masih mungkin dilakukan," jelasnya.

Umuh Dukung Dedi ke Malaysia



Dedi Kusnandar akan meninggalkan PERSIB dan berlabuh bersama klub asal Malaysia, Sabah FA. Manajer PERSIB, Umuh Muchtar mengaku bangga dengan diminatinya Dedi oleh klub luar negeri.

Menurutnya, hal ini patut disyukuri karena kepergian Dedi menunjukan kualitas pemain Indonesia, khususnya pemain muda binaan PERSIB, sudah mampu bersaing dengan pemain asing.

"Tak perlu kecewa dengan kepergian Dedi. Ini patut disyukuri. Justru saya bangga akhirnya Dado (Dedi) diterima tim Malaysia," kata Umuh.

Perekrutan Dedi juga bukan hanya mengharumkan nama PERSIB, tapi juga menjaga nama baik Indonesia. Ini membuktikan jika pesepakbola tanah air mampu berlaga di luar negeri. Kondisi sepakbola Indonesia saat ini pun membuat Umuh mendukung langkah Dedi untuk berkiprah di negara lain demi masa depan yang lebih baik.

"Lolosnya Dado saya pikir luar biasa ya. Saya dukung saja, apalagi kondisi sepakbola kita saat ini sedang tidak bagus. Jadi apa salahnya kalau seorang anak mencari yang lebih bagus lagi," ungkapnya.***

Umuh : Djadjang Pelatih Terbaik


BANDUNG, (LJ) - Manajer Umuh Muchtar mengakui Djadjang Nurdjaman adalah pelatih terbaik nasional, khususnya bagi Maung Bandung. Oleh karena itu, berangkat ke Italia untuk menimba ilmu kepelatihan sudah tepat.

"Saya sebetulnya berat untuk ditinggalkan. Namun, saya harus memberikan semangat buat Djadjang sebagai pelatih terbaik yang bisa menggembirakan bobotoh setelah 19 tahun menunggu gelar juara," kata Umuh.

Umuh pun berharap ilmu yang akan diperoleh dari Inter Milan nantinya bisa kembali ditularkan untuk kemajuan PERSIB. Bahkan, bisa lebih sukses dari sebelum Djadjang pergi ke Italia. Selama mejadi pelatih kepala, Djadjang memberikan empat gelar untuk Maung Bandung, yakni juara ISL 2014, Piala Walikota Padang, Piala Presiden, dan Celebes Cup.

"Bukan hanya untuk PERSIB. Kita berharap sepulang dari Italia juga, ilmu yang didapat bisa diberikan buat kemajuan sepakbola Indonesia," ucapnya. ***

Tiga Pemain Diklat ke Inter Milan



Gian Zola, Febry Haryadi dan Jujun Saepulloh © PERSIB.co.id/Jatnika Sadili
 
Pelatih Djadjang Nurdjaman rencananya tidak akan berangkat seorang diri ke Italia. Sebanyak tiga pemain Diklat PERSIB, Gian Zola, Febri Hariyadi dan Jujun Saepulloh akan menyusul dalam waktu dekat untuk menimba ilmu bersama Inter Milan.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Glenn Sugita pada acara temu media bertajuk Kerja Sama Program Pembinaan Pelatih dan Pemain "Dua Biru Bersatu" di Jakarta, Rabu (13/1/2016).

"Kita rencana juga selain memberangkatkan Pak Djadjang (Nurdjaman) mungkin bulan depan akan berangkat juga tiga pemain Diklat kita, Zola (Gian Zola), Jujun (Jujun Saepulloh) dan Febri (Febri Hariyadi)," kata Glenn.

Selain memberangkatkan pemain dan pelatih untuk program kerja sama pembinaan, pihaknya juga sedang mencoba untuk membangun kerja sama untuk pembinaan Diklat PERSIB dan akademi Inter Milan.
Berangkatnya pemain dan pelatih ini pun tidak lepas dari peran Indosat Ooredoo sebagai salah satu sponsor resmi PERSIB. Salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini akan memberikan dukungan dana dan nomor dengan pulsa unlimited selama di Italia. ***

Rahman tak Akan Hapus Kata PERSIB



Abdul Rahman resmi bergabung dengan tim asal Timor Leste, Karketu Dili FC © PERSIB.co.id/Jatnika Sadili
Luar negeri menjadi tujuan pesepakbola Indonesia untuk terus berkarier karena situasi sepakbola Indonesia masih tidak pasti. Hal itu dilakukan juga oleh eks pemain PERSIB, Abdul Rahman yang bergabung dengan tim asal Timor Leste, Karketu Dili FC.

Rahman menyampaikan salam perpisahan kepada PERSIB melalui akun instagram pribadinya @abdulrahmanpersib28. Ia menyampaikan terima kasih dan merasa bangga pernah menjadi bagian dari tim sebesar PERSIB. Terlebih kepada bobotoh yang selalu memberikan dukungan buat tim.

"Saya bangga dan senang bisa bermain di tim besar seperti PERSIB. Saya bangga dengan bobotoh yang tiada hentinya mendukung kami," tulis Rahman.

Pemain yang menggunakan nomor punggung 28 selama berjersey Maung Bandung ini pun menyampaikan permohonan maaf. Selama ini ia merasa masih kurang memberikan kontribusi buat tim. Meskipun selama dua musim, Rahman sudah ikut memberikan juara Indonesia Super League (ISL) 2014, Piala Presiden dan juara turnamen Piala Walikota Padang.

"Saya minta maaf kepada semua manajemen, bobotoh, pemain dan semua yang ada di tim. Maaf kalau saya ada salah dan maaf kalau selama dua tahun lebih saya kurang memberi kontribusi terhadap tim. Mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang bisa bersama lagi, bertemu lagi. Amiin," tulisnya.

Diakhir pesannya, Rahman menjelaskan jika akun instagramnya tidak akan diganti atau menghilangkan kata PERSIB. Sebab PERSIB tetap akan disimpan dalam hati dan dikenangnya. "Nama IG (Instagram) saya enggak akan saya ganti, karena saya merasa PERSIB tetap ada di diri saya, dan itu saya bangga. Sekali lagi terima kasih atas semua dukungan dan doanya," ucapnya. ***

Djadjang Diperkenalkan ke Manajemen Inter Milan



Djadjang Nurdjaman dengan piala Champions Eropa di markas Inter Milan © PERSIB.co.id
Setelah menempuh perjalanan panjang sekitar 18 jam, Kamis (14/1/2016) pagi, Pelatih Djadjang Nurdjaman tiba di Italia, Jumat (15/1/2016) malam waktu setempat.

Djadjang sudah mulai diperkenalkan dengan manajemen Inter Milan, dari mulai gedung, orang-orang yang akan bekerja sama ke depan, sampai berbagai trofi yang pernah diraih oleh Inter Milan selama ini.

Pada unggahan foto di twitter @persib atau facebook PERSIB Bandung dan Instagram @persib_official sekitar pukul 08.00 WIB, Djadjang Nurdjaman sedang berfoto bersama Piala Champions. Trofi treble winner itu didapat Inter Milan usai mengalahkan Bayer Munich tahun 2010 silam saat ditangani Mourinho. Di belakangnya pun tertata rapih berbagai piala lainnya.

Pada akun instagram @persib_official, foto Djadjang yang menggunakan jaket hitam ini langsung disambut positif oleh netizen dengan like sebanyak 1.333 hingga 33 menit foto diunggah. Berbagai komentar dukungan pun disampaikan seperti oleh akun, @bagz_seven yang menulis "Kelasss," diakhiri sebuat gambar piala.

Atau komentar lainnya, @fikri_93 "Sing Bisa mawa PERSIB Juara AFC Cup.. Amin (semoga bisa membawa PERSIB juara AFC Cup)," tulisnya. Akun lain pun memberikan kekaguman pada sosok pria yang karib disapa Djanur ini dengan menulis, "Keren Kang Djanur sama piala Champions Eropa," tulis @jerynauval. ***
 
Copyright © 2016. LiputanJabar.com | Akurat Terpercaya .
Kontak Redaksi | Designed By Bang One